Posted in Random Thing

Along with the Gods : the two world 

Sebagai penggemar drama korea, aku cukup excited saat tahu ada film korea yang sedang diputar di bioskop. Berbekal sedikit memaksa suami tercinta, kami menonton film korea dengan judul Along with the Gods : the two world. 

Walaupun penggemar drakor, aku cukup payah menghafal nama nama actress dan actors nya, yang jelas pemeran utamanya adalah actor yang membintangi film korea yang cukup terkenal berjudul my sassy girl. 

Inti cerita berkisah tentang seorang pemadam kebakaran bernama Kim Jo Hang *if i am not wrong how to spell* yang meninggal dunia saat menjalankan tugas. Karena sikap beraninya saat mempertaruhkan nyawanya tersebut, dia mendapat gelar sebagai seorang suri tauladan oleh semacam guardian angel yang akan memandu arwahnya melewati pengadilan di akhirat.

Diceritakan bahwa para pendamping yang berjumlah tiga orang ini, juga berharap Kim Jo Hang akan berhasil melewati semua peradilan yang berjumlah tujuh tingakatan, kenapa?  Karena para pendamping ini bisa bereinkarnasi jika berhasil membantu 49 arwah melewati 7 peradilan akhirat, Kim Jo Hang ini arwah ke 48 yang harus mereka pandu. Sedangkan bagi si arwah sendiri, jika ia berhasil melewati 7 peradilan akhirat sebelum hari ke 49, maka ia bisa segera terlahir kembali atau reinkarnasi.

Awalnya, Kim Jo Hang tidak tertarik reinkarnasi, oleh karena itu, di peradilan yang pertama, ia tidak bersungguh-sungguh untuk bisa melewatinya, untungnya para pendampingnya bisa melakukan pembelaan terhadap Kim Jo Hang sehingga ia bisa lolos dari peradilan pertama dan kedua.

Kim Jo Hang berubah pikiran setelah tahu bahwa jika Ia berhasil lolos dari ketujuh peradilan tersebut, dia akan diberi kesempatan untuk memberikan salam perpisahan melalui mimpi kepada kelurganya.

Dan ini membuat Kim Jo Hang termotivasi karena dia ingin sekali menyampaikan sesuatu kepada ibunya.

Aku tidak bisa menuliskan cerita detail film karena sudah sedikit lupa, tapi poin yang aku ingat adalah, bahwa manusia akan dimintai pertanggungjawabannya didunia, bahkan untuk urusan yang sangat sepele.

Sebagai muslim, kami tentuny tidak mempercayai reinkarnasi, tapi bagian tentang pertanggungjawaban perbuatan manusia dibumi kupikir sama dengan ajaran Islam.

Yang paling menyentilku adalah ketika Kim Jo Hang diadili tentang sifat malasnya semasa hidup, digambarkan kalau semasa hidupnya, Ia selalu bekerja dan bekerja, tidak ada sedikitpun waktunya dia pergunakan untuk bermalas-malasan.

Sementara aku?

Bagaimana nanti kalau masanya tiba, aku harus melihat reka ulang segala bentuk kemalasanku semasa hidup.

Kira kira apa yang akan aku rasakan saat itu?

Advertisements