Posted in Random Thing

Give More, Get More

podcast

 

Yesterday, i listening raditya dika’s podcast with ricis and dimbeck.

Ya, podcast. Sounds too late ya i just know about that platform. Ahaha

But nevermind.

At the begining i didnt understand what the differents between podcast and youtube.

Because radit put his podcast on youtube also. Haha

But i think the different is, podcast more like radio and youtube more like television.

Back to the topic, what i will remember about that is, i found why ria and dimas deserve what they have today is because they fight for it.

Once again I found the prove that when we do more so we will get more.

Ria told that she slept just two hours in a day, because the job what she did. Ok thats not healthy life but the point is wow sampai segitunya dia memperjuangkan semua yang dia punya ya ternyata.

And then dimas, he told that he start working on entertainment since he 16 years old, and ternyata bukan hal mudah buat dia memulai karirnya. Dia bercerita tentang betapa dia memaksakan menjalani peran di sinetron yang sebenernya tidak dia suka jalan ceritanya hanya karena dia butuh uang. Actually itu menjawab rasa penasaranku sih, dulu pernah kepikiran kenapa artis artis yang aku yakini mereka pintar tapi kok mau saja memerankan tokoh dengan jalan cerita yang sangat tidak masuk akal. Aku pikir sekelas artis tidak khawatir dengan segala macam persoalan keuangan. Ahaha.

Ternyata sekali lagi dua hal yang selama ini awam diulang-ulang setiap orang memang benar ;

First, kalau kita mau hasil yang lebih ya harus mau bekerja lebih.

Lalu, apa yang kita nilai tentang orang lain dari kulit luar, belum tentu menampilkan yang sebenarnya, everyone has their own battle.

Selamat menjalankan ibadah puasa šŸ˜Ž

Advertisements
Posted in Random Thing

What if you are in a toxic relationship

toxic

Yesterday, one of my closest friend texting me, she asking

“can people who have committed domestic violence change?”

and I was like, oke, what she talking about exactly?

I don’t want to talk about my friend’s problem in specific.

I just thinking about what she asking to me.

can them change?

in my opinion, they can’t.

That’s just my opinion. kenapa? karena karakter pada usia dewasa sudah terbentuk dan susah di ubah. hanya yang berkomitmen kuat dan punya tujuan yang bisa.

Bukan berarti aku menyarankan untuk gampang menyerah pada keadaan ya, cuma kadang harus berani ambil keputusan untuk sesuatu hal yang prinsip dan bakal berpengaruh besar pada hidup kita kedepannya.

Biasanya, anak akan jadi pertimbangan utama bagi pasangan yang sedang dihadapkan pada pilihan untuk melanjutkan rumah tangganya atau tidak, tapi percayalah, memutuskan untuk tetap bersama hanya karena anak, tanpa dibarengi perubahan kondisi hubungan si suami dan si istri, tidak akan membuat anak tersebut bahagia, sometime it will be worst for them.

aku pribadi lebih condong dengan keputusan pasangan seleb Gading-Gisel, memberikan yang terbaik dikondisi yang terburuk.

tapi tentunya, sebelum mengambil keputusan, lakukan semua hal yang kamu bisa dulu ya, karena menikah memang bukan hanya menerima segala hal baik dari pasangan kita, tapi juga hal-hal yang kurang baik, tapiiii bukan juga kamu harus menempatkan diri sebagaiĀ rehabilitation centerĀ bagi pasangan kamu, menikah itu lebih tepat di analogikan sebagaiĀ melipatgandakanĀ bukanĀ melengkapi.